Pages

Hal Ini Perlu Dicantumkan Untuk Membuat Rencana Studimu (Study Plan)



Halo teman-teman, kali ini kita akan membahas apa itu Rencana Studi. Nah, buat para pejuang beasiswa pasti udah tau nih kalau essay ini adalah salah satu syarat administrasi pendaftaran beasiswa. Seberapa pentingkah essay ini? Pastinya penting banget, karena dari essay inilah nantinya reviewer atau interviewer akan tau tentang rencana kegiatan perkuliahan ketika kita menjadi salah satu penerima beasiswa dan mahasiswa nantinya. Yuk langsung kita simak tanya jawab seputar Rencana Studi yaa 

1. Apa itu rencana studi?
Rencana studi ini merupakan salah satu syarat pendaftaran beasiswa. Rencana studi adalah essay, secara garis besar, berisi tentang apa saja rencana kita selama perkuliahan, baik dari sisi akademik, non-akademik, riset serta ekstrakurikuler.

2. Kenapa harus menulis study plan?
Karena pihak beasiswa ingin mengetahui apakah kita benar-benar memahami tentang apa yang akan kita lakukan selama menjadi mahasiswa serta memahami seluk beluk program study dari kampus yang akan kita tuju.

3. Apa saja yang harus kita tulis dalam rencana studi?
First thing first, kita harus membaca dengan betul-betul informasi dari pihak beasiswa karena formatnya akan berbeda-beda. Secara umum, tidak ada format “pakem” dalam menulis esai rencana studi. Sebagai contoh adalah LPDP yang sudah memberikan guideline tentang format Study Plan/rencana studi. 

4. Poin-poin penting yang harus kita tulis dalam rencana studi:
  • Rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi
  • Topik apa yang akan ditulis dalam tesis
  • Aktivitas di luar perkuliahan yang akan diikuti/dilakukan selama studi
  • Serta melampirkan daftar silabus perkuliahan 
5. Dari mana kita mendapat informasi tentang apa yang harus ditulis dalam rencana studi?
Informasi yang berkaitan dengan silabus dll bisa didapatkan dari website universitas. Baca dengan teliti tentang informasi terkait kampus dan program studi tujuan kita. Take your time, jangan terburu-buru.

Bagi yang ingin melanjutkan kuliah di luar negeri, hal-hal tersebut termasuk kegiatan apa yang bisa diikuti/lakukan di luar perkuliahan bisa ditanyakan pada anggota PPI (Persatuan Pelajar Indonesia) yang ada di negara/kampus tujuan. 

6. Informasi apa saja yang harus kita cari dari website universitas?
  • Nama program studi serta desain program tsb (coursework, research only, mixed-mode)
  • University ranking (ini juga penting untuk proposal studi)
  • Jumlah SKS yang harus ditempuh hingga lulus
  • Daftar mata kuliah wajib dan pilihan
  • Kalender akademik 
  • Nama professor (jika diperlukan)
  • Last but not least, program unggulan universitas tsb (untuk keperluan rencana studi dan proposal studi)
7. Gimana caranya memilih topik tesis?
  • Topik berbeda dengan judul, manakala topik lebih general. Contoh: Assessment in speaking skill
  • Memperbanyak membaca jurnal, tesis atau disertasi akan membantu kita menemukan ide untuk topik yang ingin kita bahas dalam Tesis.
  • Usahakan topik ini berkaitan dengan mata kuliah yang dipilih serta permasalahan yang diangkat di proposal studi.
  • Tulis berdasarkan pada “what” dan “why”. “What” berkaitan dengan apa topiknya, sedangkan “why” berkaitan dengan alasan mengangkat topik ini. Tidak perlu sampai pada “how”. 
8. Apa yang dimaksud dengan kegiatan di luar kampus? 
Sebagai mahasiswa, tentunya kita tidak hanya dituntut untuk mencari ilmu dari kampus saja, tetapi kita juga harus mengembangkan diri melalui kegiatan-kegiatan lain yang ada di dalam maupun luar kampus. Ada berbagai aktivitas baik di dalam ataupun di luar kampus yang dapat diikuti, seperti club, conference, kegiatan sosial, seminar, organisasi. 

Informasi tentang apa saja kegiatan kampus yang bisa kita ikuti biasanya ada di website universitas. Contoh: kegiatan diskusi fakultas, kegiatan go green kampus, club debat, pertunjukan cultural night

Untuk kegiatan luar kampus, bisa bertanya pada kawan yang sudah lebih dulu berkuliah di kampus atau kota tsb. Contoh: Persatuan Pelajar Indonesia (PPI), kegiatan sosial (mengajar mengaji atau TKI), menjadi volunteer di berbagai kegiatan.

9. Apa sih bedanya dengan proposal studi?
  • Proposal studi berisi tentang hal-hal yang berkaitan dengan sebelum perkuliahan dan setelah menyelesaikan kuliah, seperti alasan melanjutkan kuliah, pertimbangan pemilihan universitas dan jurusan, serta kontribusi yang akan dilakukan setelah selesai kuliah.
  • Dalam penulisan proposal studi, siapkan alasan yang benar-benar meyakinkan. Proposal studi dan rencana studi saling terkait satu sama lain, contohnya dalam hal “future career”. 
  • Mata kuliah yang kita pilih dan tulis di rencana studi sebaiknya nyambung dengan future career yang ada di proposal studi. 
10. Apa sih tips dalam menulis rencana studi?
  • Di awal penulisan rencana studi, boleh ditulis tentang universitas tujuan dan program studi yang kita pilih, tapi singkat saja. 
  • Gunakan bahasa dan tanda baca dengan baik dan benar, contoh: jangan menulis “yg” tapi “yang”
  • Selalu up-date informasi yang tersedia di website kampus dan juga website penyelenggara beasiswa, serta ikuti panduan yang telah disediakan 
  • Bertanya pada pihak kampus atau teman yang sudah terlebih dahulu kuliah di kampus/kota tsb.
  • Baca beberapa contoh essay rencana studi sebagai bahan panduan.
  • Baca berkali-kali essay yang sudah dibuat serta minta tolong teman untuk membacanya.
  • Take your time, jangan terburu-buru
11. Apakah ada contoh rencana studi yang bisa saya baca?
Untuk contoh bisa dilihat di Link berikut (under construction)


Sumber: 

Rizki Parahita Anandhi, M.Ed.
Awardee LPDP Scholarship for Master Degree, jurusan pendidikan Bahasa Arab University of Malaya

No comments:

Post a comment

Komen Anda akan melalui tahap moderasi oleh admin (Your comment is under moderation)