Pages

Daftar Check List Sebelum Penerbangan

http://feelgrafix.com/data_images/out/26/954247-old-airplanes.jpg

Sudah diterima beasiswa?! WOW Congratulation yak! akhirnya hunting nya dapet juga. Tapi....sedetik kemudian banyak hal yang berkecamuk tentang apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum dan sesudah penerbangan. Tentunya membuat daftar barang-barang yang perlu dibawa dan to do list tidak serta merta mudah apalagi semuanya dikerjakan sendiri. Padahal kita mungkin juga masih punya bertumpuk hal-hal lain yang harus dikerjakan di waktu yang sama. Berikut daftar apa saja yang perlu dipersiapkan jika kita sudah diterima beasiswa dan segala hal yang sekiranya perlu untuk dibawa dan dilakukan sebelum keberangkatan.
  1. Koper Utama 20 kg. Perlu diingat di negara maju biasanya tidak ada tukang angkat junjung (porter) semisal kasus saya waktu di UK. Ga kuat angkat sendiri? seret saja, enteng kok.
  2. Koper Jinjing max 5 kg. Termasuk tas punggung biasanya masuk di kategori ini. Artinya jumlah total bawaan kita tidak lebih dari 25kg (Koper utama, koper jinjing, tas punggung, tas kamera dll). Jumlah total bawaan bisa jadi berbeda pada setiap maskapai, coba cek di website resmi mereka.
  3. Check In dan Baggage Through ke tujuan haruslah siap 2 jam sebelumnya. Inilah pentingnya kita datang lebih awal sebelum terbang. Jadi masih ada waktu untuk jalan melenggang setelah antre melewati loket pemeriksaan tiket dan menimbang koper. Untuk penerbangan internasional disarankan 4 jam sebelumnya sudah ikut berjajar antre karena biasanya pemeriksaan dari satu orang ke orang lain lebih lama dibanding penerbangan domestik.
  4. Dokumen penting sebaiknya disimpan dalam tas punggung atau hand luggage. Jadi dokumen tersebut lebih aman dan gampang diambil saat dibutuhkan. Istilahnya apapun boleh hilang tapi data diri dan dokumen harus tetap ditangan.
  5. Membayar pajak bandara (airport tax). Untuk kasus Indonesia sepertinya sudah tidak berlaku lagi mulai dari beberapa tahun yang lalu. Di negara tujuan, airport tax ini juga tidak diberlakukan, jadi aman tidak perlu menyiapkan uang.
  6. Mengisi formulir imigrasi (Immigration Form). Formulir ini penting untuk mencatat tanggal keberangkatan. Kali aja ada apa-apa, kita punya catatan resmi kepergian kita sebagai alibi.
  7. Loket kontrol imigras (Immigration Control). Anda akan melewati gerbang loket ini untuk mencocokan passport, visa, wajah Anda, dan data di komputer. Jadi keluarkan passport untuk ditunjukkan petugas. Setelah ini Anda masuk wilayah Tax Free area, cari gerbang keberangkatan Anda, duduk atau jalan-jalan sambil menunggu gerbang dibuka.
  8. Naik ke pesawat (Boarding). Have a nice flight yak!
Kalau sudah selesai beres-beres kopernya, sekarang dicatet juga apa saja yang perlu dilakukan saat transit. (Di artikel berikutnya guys, ditunggu ya...)

No comments:

Post a Comment