Pages

Studi gratis di India sambil menikmati budayanya yang melegenda, BERANI?

https://blog.voxbone.com/wp-content/uploads/2015/04/india.jpg
Memberi informasi, strategi, dan pendampingan adalah tiga kata kunci yang pada akhirnya muncul sebagai sari pati kegiatan-kegiatan NOBAR (Nonkrong Online Bareng) Beasiswa selama kurun waktu tahun 2016. Sekaligus tiga kata tersebut kita kembali implementasikan dalam kegiatan tutup tahun dengan pembicara mbak Kartika Indah Permata dalam NOBAR Beasiswa ICCR India.

Guys! Kita sudah berikan infonya sekaligus strateginya, terakhir… silahkan pro aktif untuk mendaftar dan kita dampingi untuk sampai malam tahun baru. Ingat! deadline pendaftarannya adalah tanggal 10 Januari 2017. Bagi yang ingin mengingat apa saja yang telah dibahas dalam seminar tersebut, silahkan ditengok log conversation dan QA berikut ini.

1. Q: Bagaimana tes, pendaftaran dan syarat-syarat yang harus diajukan? Dan Qualifikasi yang di butuhkan apa?
A: Pendaftaran: Pendaftaran biasanya dibuka pada awal-akhir desember (jadi sering-sering tengok webnya ya,biar update).
Syarat-syaratnya (kelengkapan berkas administrasi): Mengisi application form, Fotokopi Ijazah dan transkrip nilai jenjang pendidikan terakhir (berikut terjemahan bahasa inggrisnya juga),
Surat keterangan kesehatan, CV, Fotokopi TOEFL certificate dengan skor min. 500, Surat rekomendasi dari sekolah/universitas/tempat bekerja, Fotokopi Paspor.

Nah, kalau ada sertifikat-sertifikat / publikasi ilmiah kece yang menjual, boleh tuh dilampirkan juga.

Untuk yang hendak melamar beasiswa S3, melampirkan sinopsis proposal penelitian.

Note: untuk skor TOEFL, bisa jadi ada universitas yang mensyaratkan skor yang berbeda dari apa yg sudah ditetapkan ICCR. Contoh: di EFLU, skor min. untuk pelamar beasiswa S2: 547; S3: 550. Jadi, update informasi juga ke universitas yang kamu tuju yak.

Tahapan seleksi (untuk lebih lengkapnya bisa dilihat di file presentasi ya):
  • Tahap 1: Seleksi administrasi
  • Tahap 2: Seleksi English proficiency test &/ seleksi wawancara
2. Q: Apakah setelah mendapatkan beasiswa, kita akan dibantu dalam mencari kampus yang dituju? Kita akan dibantu mendapatkan LOA dari universitas pilihan kita/ Bagaimana cara mendapatkan LOA/ Bagaimana proses seleksi program beasiswa ICCR India? Atau apakah sama prosesnya dengan beasiswa lainya?
A: Beasiswa ICCR agak berbeda dengan beasiswa LPDP atau yang lainnya dimana pelamar perlu mendapatkan LOA dari kampus yang dituju. Dalam skema ICCR, Apabila pelamar lulus seleksi administrasi, dan Seleksi English proficiency test &/ seleksi wawancara, berkas pelamar akan dikirim ke ICCR pusat di New Delhi untuk kemudian didistribusikan ke universitas(universitasnya ya berdasarkan pilihan si pelamar beserta jurusan yang diminati:untuk info lebih lanjut lihat app formnya). Kemudian, jika universitas menerima pinangan kita, udah deh, otomatis dapat LOA (siap2 packing)
3. Q: Bagaimana cara membuat motivation letter dan langkah menembus beasiswa ICCR?
A: Motivation letter tidak dibutuhkan, akan tetapi yang jadi amunisi utamanya ada di app form, CV (buat yang cantik ya), skor TOEFL yang cucok, sama recommendation letternya (kalau bisa lebih dari satu dan dari mereka yang punya pengaruh besar)
4. Q: Bagaimana bila seandainya Jurusan S2 yg di ambil tidak selinier dengan S1 kita, seberapa sulit bisa merealisasikannya, dan apa yang sebaiknya kita lakukan?
A: Harus linier.
5. Q: Fasilitas apa sajakah yang disediakan oleh beasiswa ICCR India? Apakah ini fully funded?
A: Semuanya: Living allowance, biaya kuliah, suntikan tahunan (dalam bentuk Rupee, bisa juga diistilahkan uang buku), thesis and dissertation expenses, jaminan kesehatan, study tour (2x setahun, summer & winter season: syarat n ketentuan berlaku). Yang tidak di cover adalah perjalanan ke & dari India.
6. Q: Bagaimana cara bisa lulus beasiswa ICCR? Apa Tips dan trik memperoleh beasiswa ICCR India?
A: Seleksi tahap 1: Pastikan kamu eligible untuk menjadi calon penerima beasiswa, persiapan yang matang, lengkapi&sempurnakan semua berkas yang diperlukan, banyak berdoa.

Seleksi tahap 2: kenakan pakaian yang menunjukkan profesionalisme dan kesan positif;

untuk English proficiency test, yang perlu kamu persiapkan adalah pengetahuan dasar bahasa inggris seperti grammar dan vocab. Kamu juga akan diminta untuk menulis an essay tentang kenapa kamu pgn kuliah di India (jadi siapkan jawabannya jauh-jauh hari ya)

Wawancara: kuasai CV kamu, karena biasanya yang ditanyakan adalah seputar CV dan juga motivasi kamu kuliah di India.
7. Q: Apa kendala terbesar saat memulai kuliah di India?
A: Ini sebenarny relatif. Di awal kedatangan, ada yang memiliki masalah adaptasi dengan makanan, lingkungan baru, cuaca, dsb. Tapi ada juga yang tidak mengalami masalah yang berarti. Yang jelas, untuk meminimalisir hambatan saat di India, persiapkan hal-hal pribadi yang dianggap perlu, seperti obat2an, dsb.
8. Q: Link beasiswa ICCR apa ya?? Trmksh.
9. Q: Kemarin saya pernah baca artikel di Rumah Belajar ABi dr kak Endang Sartika, beliau gelar S1 SPd.i kak, tapi S2 bisa ambil MA (English). Itu kok bisa?
A: Karena mbak Endang itu jurusan pas S1ny adalah bahasa inggris. (Kebetulan mbak Endang saudara seperguruan)
10. Q: Berapa lamakah kak Kartika mempersiapkan syarat² beasiswa ICCR? Dan bagaimana cara kak Kartika menjaga semangat dikala proses persiapan? Terima kasih
A: Proses penyusunan berkasnya kurang lebih sebulan, tapi persiapan itu sudah saya lakukan jauh2 hari dalam bentuk kemantapan hati bahwa saya akan jadikan ICCR sebagai pintu kemana sajanya doraemon untuk bisa melanjutkan studi s2 d luar negeri.

Untuk menjaga semangat tetap berkobar, saya tanamkan mimpi saya dalam-dalam, kemudian saya panjatkan tinggi-tinggi, sempat juga dulu saya tulis mimpi saya itu d dinding ruang tamu n kamar ( supaya lebih semangat n terus trngiang2)
11. Q: Beasiswa ICCR, boleh bawa istri ga? Kalo boleh tahu, biaya yg dibiayai ap gt?
A: Kebetulan ICCR tidak menyediakn suntikan dana untuk dependant (istri&/anak). Tp kalau mau bawa istri n anak tentu saja boleh, dengan catatan mereka/dia menjadi tanggungan awardee.
12. Q: Mau tanya; klo boleh tau apa motivasi ka Kartika kuliah d India? Lalu bagaimana adaptasi pertama kali di sana? Apakah di sana welcome dengan orang muslim. Exp. Klo yg pke jilbab gede
A: Motivasi saya adalah: Dibalik euforia tentang India,ia memiliki kearifan lokal yg dibingkai dalam kerangka global. Budayanya yang kaya membuat saya bisa menyelam sambil minum air.

Selain itu,universitas dimana saya belajar,khususnya, memiliki sistem pengajaran yg terpadu dan dipandu oleh mereka yang punya high competence. Tidak bisa dipungkiri pula orang-orang yang sudah lulus dari univ.india dan bercerita kepada saya tentang hal terkait yang membuat saya mantap untuk tancap gas. Bagi saya,khususnya,adaptasi tidak terlalu menjadi masalah yang sangat signifikan. Paling yang agak sedikit perjuangan adalah adaptasi tubuh dengan cuaca. (dulu pertama kali sampai sana waktu summer dan pas bulan puasa)

Ya mereka menghargai perbedaan termasuk dalam hal keyakinan dan pakaian. Disana,Saya punya 2 teman indonesia yg berjilbab besar dan mereka tdk menemukan masalah yg hubunganny dg apa yg dikenakan.

Di Hyderabad khususnya (nama kota d mana saya tinggal),populasi muslim lokal cukup banyak, begitu pula mahasiswa asing muslim dr timur tengah. Dan rata2 mereka memakai jilbab.bahkan ada yg pakai burqa.
13. Q: Apakah kita bebas memilih jurusan yang kita inginkan? Seperti S2 Profesi Psikologi (psikolog)
A: Bebas dengan catatan.
  • linier
  • bukan jurusan yg berhubungan dengan kedokteran
14. Q: Rincian perbulan dan dananya plot2anya seperti apa
A: Secara ringkas,untuk level s1/bulan: 10ribu rupees (sekitar 2jt rupiah)
S2/bulan: 11ribu rupees (sekitar 2.2 jt)
S3/bulan:12ribu rupees (sktr 2.4jt)

Untuk rincian allowance yg lain.nya bs dilihat di PDF yang bisa di download d web ICCR.

Jadi, biaya hidup di sana termasuk relatif murah. Saya tinggal di kota metropolitan,tp segitu sdh bs buat serba serbi termasuk saving (walaupun ini sifatny relatif ya,tergantung gaya hidup jg)
15. Q: misal pgn s1 diluar negeri apa ada batasan usia? Maks?
A: Ada,min 18 thn dan maksimalnya tidak ada spesifikasi khusus setahu saya.
16. Q: Ada uang saku untuk buku tidak kak?
A: Ada, setahun sekali. Nominalnya bervariasi tergantung pada level pendidikan yang diambil (S1/S2/S3)
17. Q: Untuk referee ny apakah harus rector/bisa dosen biasa? trus jumlahnya berapa?
A: Untuk referee usahakan lulusan India sekelas MA (master), cukup mencantumkan dua nama dan alamat lengkap alumni India. Jadi tidak membutuhkan lembar khusus surat rekomendasi. Isikan di form pendaftaran
18. Q: Untuk syarat phisycal fitness dan test bebas HIV kira2 skrg budget ny brp?
A: Untuk physical fitness bisa dilakukan di Puskesmas cuman bayar Rp 3.000. Sedangkan tes HIV bisa juga dilakukan di Puskesmans yang menyediakan fasilitas cek HIV, atau ke rumah sakit terdekat, misal di salatiga di RS Paru Jalan raya kopeng Rp 150.000,-. Kalau Puskesmas menyediakan sebaiknya di Puskesmas karena di India kita juga harus tes lagi sebesar Rs 150 = Rp 30.000
19. Q: Untuk test toefl yg d lakukan setelah lolos berkas itu toefl itp/ibt?
A: Test TOEFL sebaiknya yang dari ITP ETS bukan yang prediction. Untuk biaya Rp 300.000 / tes
20. Q: Apabila saya hanya mempunyai satu referee yg telah bljr d india, what i have to do?
A: Kalau cuman punya satu yang lulusan India, bisa dari Indonesia. Cari yang sudah Doktor
21. Q: Would you give me some suggestion/advice for interview process at the same day with the toefl test, so i can prepare it at first....?
A: Relax, pastikan jurusan yang diambil pararel dengan jurusan S1, ketahui Universitas yang mau diambil, lihat di internet and keep smile! dan Latihan speaking lebih karena aksen India berbeda dengan yang lain. Hanya masalah biasa dan tidak biasa.
22. Q: kalau untuk language proficiency itu diisi oleh pihak GCSS atau diisi oleh penyelenggara ITP TOEFL nya (seperti IIEF)? kira2 sebaiknya apa yg bisa saya lakukan untuk mengkontak grantees atau alumni GCSS yang kira2 bisa saya tulis untuk referee ya
A:
1. Skor di isi sendiri dengan melampirkan hasil test ITP ETS
2. Untuk kontak temen2 di India silahkan klik CONTACT US di paragraph ke empat, langsung ke PPI India, jadi nanti bisa di sarankan ke wilayah mana sesuai dengan Univ yang dituju
3. Untuk referee bisa dari lulusan negara lain yang penting MA atau Doktor
4. Untuk pertanyaan yang sifatnya teknis tetap di tulis di sini ya, biar bisa di lihat temen2 lain yang membutuhkan
23. Q: Saya saat ini sedang menjalankan studi S1, namun berniat berniat untuk apply beasiswa S1 ke India..
Pertanyaan saya adalah:
1.yang dimaksud dengan Certified photostat copies of official records in triplicate from Secondary School, Universities or Professional School itu berupa bukti apa ya ?
2. Apakah yang dimaksud dengan Two certified copies of the syllabi, curricula, etc. of courses covered in schools, colleges, universities attended ?
3. Dalam formulir terdapat pertanyaan mengenai 2 orang yang diminta menulis mengenai keterangan akademik saya, apakah penulisannya bersifat bebas ataukah terdapat format tertentu ?

Kalau boleh saya meminta izin untuk komunikasi via email yang telah diberikan. Terima kasih.
A:
1. Certified photostat copies of official records in triplicate from Secondary School = Terjemah ijasah SMA sederajat
2. Daftar nilai STTB
3. Pilihlah orang yang dekat secara akademik misalnya kepala sekolah atau guru bahasa inggris
4. Komunikasi lewat email silahkan
24. Q: 1. untuk poin "Certified photostat copies of official records in triplicate from Secondary School, Universities or Professional School, etc. attended", kl kita apply untuk beasiswa master degree apakah tetap harus melampirkan ijazah sma? atau untuk point "certified copies of the syllabi, curricula, etc. of courses covered in schools, colleges, universities attended" apakah selain transcript s1 juga harus melampirkan sttb sma?

2. untuk referee yg diminta dalam form aplikasi, apakah hanya cukup menuliskan data refereenya? untuk surat rekomendasinya apakah ada form terpisah?

3. untuk passport apakah harus diterjemahkan dulu sebelum dilegalisir? atau bisa langsung dicopy dan legalisir?

A: 1. Tetap melampirkan ijasah SMA sederajat yang di terjemah ke dalam bahasa Inggris. Untuk mempercepat proses legalisir, usahakan sudah diterjemah sendiri dari rumah karena biasanya sekolah tidak memiliki fasilitas terjemah. Yang penting ada cap dan tanda tangan kepala sekolah.

2. Untuk refere hanya nama dan alamat instansi tempat mereka berkarya, tidak perlu berupa rekomendasi pada umumnya.

3. Untuk passport tidak perlu diterjemah, langsung di copy saja, kalau report tidak perlu di legalisir.
25. Q: Tentang "syllabus of the last qualifying examination" , itu maksudnya boleh abstrasi skripsi tidak?
A: Untuk "syllabus of the last qualifying examination" itu maksudnya adalah transrip nilai ijasah terakhir, misalnya transkrip S1 yang di dalamnya terdapat nilai dan mata kuliah yang kita ambil
26. Q: jurusannya apa saja ya?
A: Untuk jurusan bisa apa saja kecuali kedokteran, kesehatan dan nursing. Untuk lebih jauh melihat jurusan apa saja yang tersedia, bisa lihat di brosur pendaftaran di bagian lampiran nama2 universitas di India dan tinggal di googling
27. Q: Saya sudah menghubungi pihak English First Semarang (tempat saya test toefl itp) untuk memohon legalisir skor toefl tapi pihaknya tidak mengeluarkan legalisir skor toefl, solusinya bagaimana?
A: skor TOEFL PBT di Semarang atau dimanapun di Indonesia memang tidak menyediakan layanan legalisir. Hal disebabkan karena test tersebut sebenarnya diselenggarakan oleh pihak ITS US akan tetapi salah satu penyelenggara lokal untuk wilayah Semarang adalah EF Semarang. Jadi EF sendiri tidak bisa memberikan stempel legalisir karena perannya hanya sebagai broker tes. Pihak ITS US juga tidak menyediakan layanan tersebut karena akan ribet.

Solusinya ada dua:

1. Biasanya hasil test berupa 2 lembar strip asli. Jadi salah satunya bisa dikirim untuk aplikasi beasiswa jika memamg diminta yang asli atau sejenis legalisir.
2. Untuk aplikasi ke ICCR, biasanya cukup difoto kopi saja tanpa perlu legalisir. Begitu pula yang saya lakukan dulu baik saat mengajukan aplikasi ICCR atau beasiswa yang lain.
28. Q: Untuk recommendation letter apakah ada official form nya, atau bebas aja?
A: form recommendation letter tidak disediakan baik oleh ICCR atau beasiswa yang lain. Misal disediakan pun hanya berupa kotak komentar dan jarang terjadi yang seperti itu.

Karena tidak disediakan maka kita harus membuat sendiri. Untuk tehnik silahkan dibaca lebih lanjut
29. Q: 1.untuk surat rekomendasi apakah suratnya harus berkop surat universitas atau tidak? mengingat saya di daerah dan akan dikirimkan ke universitas.

2. untuk no.15 poin b di app form apakah boleh diisi atasan kantor (kepala kantor)?

3. untuk no.16 di app form apakah boleh saya isi data mas miftach atau mas miftah punya rekomendasi teman yang ada disana. terima kasih banyak atas petunjuknya
A: Point 15. "They should have direct knowledge of your academic pursuits and attach recommendation letters / character certificates signed by them"

Artinya

1. Kita harus mencantumkan 2 nama referee yang tahu karakter kita di kolom tersebut, 2. Kita harus melampirkan 2 eksemplar rekomendasi mereka plus ada tanda tangannya.

Untuk persoalan:

1. Kop surat lebih baik dicantumkan jika yang merekomendasikan dari Universitas.

2 dan 3 boleh di isi siapa saja. Yang penting terkait dengan "they should have direct knowledge of your academic pursuits"

Saat ini, untuk referee tidak harus orang yang pernah lulus disana. Jika kita berasal dari universitas bisa kita minta referee ke Rektor dan para Puket.

Point 16. Details of close relative (s) or friends, if any, in India. adalah kontak person di India jika sewaktu-waktu ada hal urgent. Coba request ketua PPI India 
30. Q: Spesifik utk study S1.

1. Utk S1 apakah wajib melampirkan hasil test toefl?

2. Khusus di universitas aligarh, utk jurusan keislaman ada apa aja? Di web resminya tdk dijelaskn dg detil.
A: 1. Tidak perlu melampirkan hasil test toefl karena jurusan yang diambil adalah keislaman merujuk 'INSTRUCTIONS TO CANDIDATES FOR FILLING THE APPLICATION FORM'. Cuman bukan berarti aman dan tidak perlu belajar bahasa Inggris karena saat lolos aplikasi harus lolos juga test bahasa Inggris di Kedubes India Jakarta.

2. Untuk jurusan di universitas terkait, silahkan join di group chat atau forum komunikasi India. Link sudah saya sediakan di atas. Perkenalkan nama, tujuan bergabung dan kebutuhan informasi yang diinginkan.
31. Q: 1.Apakah hrus mlampirkn ijasah dr SD smpai SMA?

2.Dan semuanya hrus diterjemahkn ke dalam bhs inggris?
A: utk ambil s1 hanya perlu ijasah SMA sederajat jika melihat dari persyaratan. Ijasah tersebut perlu d terjemahkan k dlm bhs inngris
32. Q: Rencana saya mau melamar S2 agricultural engineering, saya sudah googling univ pertanian di India, dapat:

1.Indian Agricultural Research Institute

2. Acharaya N.G.Ranga Agricultural University

3. Punjab Agricultural University

tips nyari uni di india buat yang international student bagusnya di daerah mana? barangkali mas miftah punya pandangan atau kenalan yang kuliah di pertanian... terimakasih...
A: Untuk jurusanmu saya tidak berani jawan. Mengingat fokus study saya d pendidikan. Untuk yg detail silahkan diskusi dg kawan2 d grup ppi india. Link tersedia d artikel d atas.
33. Q: Apakah dulu waktu nglamar beasiswa gcss india, menyertakan personal statement and study objective apa tidak?

terus mengenai ijazah transkrip sma, koq di situs PPI India katanya tidak perlu karena sma Indonesia tdk terstandar. tapi saya tanya ke education wings, katanya disertakan.

terimakasih atas waktunya.
A: Kalau dulu tidak ada form untuk PS dan SO. Tetapi untuk versi pendaftaran 2014 diminta untuk menyertakan. Untuk contoh segera di posting deh, sudah ada kok, cuman belum di update lagi.

Untuk ijasah sma disertakan saja jika education wings menyebutkan itu perlu.
34. Q: Surat keterangan bebas HIV aids ditranslate english g?
A: Untuk surat bebas HIV langsung di foto copy dan kirim saja mas, tanpa diterjemah.
35. Q: Di aplikasi ada kolom yg hrus di isi. Siapa yg ngisinya mas?
A: untuk kolom Physical Fitness yang mengisi adalah petugas kesehatan. Akan tetapi jika mereka minta kita yang mengisi silahkan di isi sendiri.
36. Q: Saat saya minta legalisir ijazah SMA diminta menunjukkan yang asli, ijazah SMA asli saya sampai saat ini belum ketemu. jadi say disuruh membuat surat keterangan pengganti ijazah dan nilai Ujian. hr ini sdh jd tinggal translate english. mnurut mas miftah enaknya saya kirim surat pengganti tsb dgn legalisir, atau foto kopi ijazah SMA tanpa legalisir? saya takut surat keterangan pengganti ijazah tidak diakui. dulu waktu mas miftah intrview apakah diminta menunjukkan ijazah sma asli?

Pertanyaan kedua , di form physical fitnss no.IV.3 s.d. IV.6 yang ditulis apa? apakah cukup tanda check di dlm kurung? (fyi: dokternya suruh saya yang isi, dia cm tanda tangan doang), terus yang di bawahnya yang remarks, diisi apa? matur nuwun...
A: 1. Sebaiknya yang di kirim yang ada legalisirnya. Sewaktu wawancara tidak diminta menunjukkan ijasah SMA. Kalaupun ditanya ya jawab saja yang jujur apa adanya. Pasti lebih mujur dan beruntung.

2. Untuk no IV.3 tidak perlu ditulis apapun karena sifatnya adalah pernyataan. Lagipula tidak ada kolom untuk menulis.

3. Untuk no IV.4,5 dan 6 adalah pernyataan juga akan tetapi perlu ditulis kata NEGATIVE atau POSITIVE. Jika semuanya diisi negatif maka kita dinyatakan sehat. Akan tetapi jika salah satu nomor tersebut diisi positif maka perlu menambah catatan khusus dalam kolom REMARKS.
oOo

No comments:

Post a Comment